Perencanaan
Menyusun daftar tamu tanpa drama

Daftar tamu sering menjadi bagian paling melelahkan dari merencanakan pernikahan, bukan karena angkanya, tetapi karena perasaannya. Beberapa langkah berikut mengurangi gesekan.
Mulai dari angka, bukan nama
Tentukan dulu jumlah maksimum yang dapat ditampung ruang dan anggaran. Rumah Kaca menampung 150 tamu duduk (contoh), Taman Pinus 300. Angka itu menjadi pagar yang netral: Anda tidak sedang menolak seseorang, hanya mengikuti kapasitas.
Bagi dalam tiga lingkaran
- Inti. Keluarga dekat dan sahabat yang tidak mungkin tidak hadir.
- Dekat. Keluarga besar, teman kerja dekat, tetangga.
- Lingkaran luar. Kenalan dan kolega yang diundang karena sopan santun.
Orang tua masing-masing sering memiliki daftar sendiri; beri mereka jatah, misalnya 40 persen masing-masing, dan sisanya milik Anda berdua.
Resepsi dua sesi
Bila daftar membengkak, resepsi siang dan malam memberi ruang tanpa membuat semua tamu berdesakan. Keluarga besar dan tamu lanjut usia pada siang hari, teman dan kolega pada malam hari.
Pastikan angka kehadiran
Kirim undangan digital dengan konfirmasi dua minggu sebelumnya. Biasanya 10 sampai 15 persen tamu yang diundang tidak hadir (contoh), sehingga katering dihitung dari angka konfirmasi, bukan angka undangan.
Satu aturan yang membantu
Bila satu undangan diberikan karena rasa sungkan, pikirkan: apakah Anda ingin foto tahun depan memuat orang ini? Jika tidak, pertimbangkan cara lain menyampaikan terima kasih.
Tulisan ini bagian dari situs contoh.