Adat
Urutan adat Sunda dalam satu halaman

Setiap keluarga punya cara sendiri, dan tulisan ini bukan pedoman adat. Ini ringkasan urutan yang sering muncul dalam pernikahan Sunda, supaya Anda dan koordinator punya bahasa yang sama saat merencanakan waktu.
Sebelum hari akad
- Ngeuyeuk seureuh. Pertemuan keluarga dengan simbol-simbol kecil, biasanya sehari sebelum akad. Butuh ruang duduk lesehan dan sekitar dua jam.
- Siraman. Dilakukan oleh sebagian keluarga pada hari sebelum akad, dengan jumlah tamu terbatas.
Hari akad
- Penyambutan. Rombongan mempelai pria tiba, disambut keluarga mempelai wanita.
- Akad nikah. Penghulu, wali, saksi, dan ijab kabul. Di Pendopo Sunda, mempelai duduk berhadapan di meja akad.
- Sungkeman. Mempelai bersimpuh kepada orang tua. Siapkan tisu dan jangan buru-buru.
- Sawer. Orang tua menaburkan beras dan uang receh sambil melantunkan nasihat. Beri tahu koordinator agar petugas kebersihan siap.
- Meuleum harupat dan nincak endog. Prosesi simbolik yang butuh area kecil dan beberapa properti.
- Huap lingkung. Suapan nasi kuning oleh orang tua kepada mempelai.
Hal yang kami bantu atur
- Waktu antarprosesi agar tidak berdesak-desakan.
- Properti prosesi tidak tertinggal di mobil.
- Pengeras suara yang cukup lembut untuk doa, namun jelas bagi tamu di baris belakang.
Bila keluarga Anda memakai adat Jawa, atau kombinasi keduanya, katakan di awal; kami akan menyusun waktu tanpa memadatkan.
Tulisan ini ringkasan umum dan tidak menggantikan arahan sesepuh keluarga Anda. Bagian dari situs contoh.